Tradisi “Toron” serta nilai solidaritas persaudaraan warga Madura Menyambut Perayaan Hari Raya Idul Adha 1440 H Bersama Armada PT. Dharma Lautan Utama

Tradisi “Toron”  serta nilai solidaritas persaudaraan warga Madura  Menyambut Perayaan Hari Raya Idul Adha 1440 H Bersama Armada PT. Dharma Lautan Utama

Menjaga Kearifan Lokal Madura

Toron (Madura) mempunyai makna turun kebawah atau pulang kampung atau mudik. Namun makna lebih luas lagi, yaitu membangun kembali solidaritas yang mengarah jalinan tali silaturahmi antar keluarga dan kerabat orang Madura yang di tanah kelahirannya.

Dengan toron, keutuhan dan keakraban antar warga Madura akan tetap terjalin semakin rapat dan mesra.

Ada tiga peristiwa penting bagi warga Madura untuk toron. Yang pertama yaitu pada saat Lebaran Hari Raya Idul Fitri, Kemudian Hari Raya Idul Adha dan terakhir peringatan Maulid Nabi Muham-mad SAW.

Hari Raya Idul Adha memiliki makna Lebih Sakral

Bulan ini merupakan bulan yang sangat penuh makna bukan hanya bagi Bangsa Indonesia tetapi bagi umat Islam sedunia. Pasalnya di bulan ini ada dua peringatan besar yaitu Hari Raya Idul Adha 1440 H yatitu pada tanggal 11 Agustus 2019 dan kaum muslimin melaksanakan Rukun Islam yang kelima yaitu Ibadah Haji, selain itu bagi warga Negara Indonesia merayakan hari kemerdekaan RI ke – 74 pada tanggal 17 Agustus 2019.

Pada saat Hari Raya Idul Adha, yang kemudian disebut Hari Raya Besar atau Hari Raya Reaje (rajhe), toron umumnya dilakukan oleh masya-rakat yang bermukim di wilayah pedesaan, yang nota bene mem-punyai wilayah tradisi kekerabatan yang sangat kental dan kuat.

Panutan masyarakat Madura terhadap tokoh, kiyai, ulama, guru dan orang tua tentu menjadi tolak ukur tingak pengabdiannya terhadap sesepuh dan pendahulu mereka.

Sebagian daerah Madura men-syaratkan penduduknya yang ada di rantau untuk mudik ke tanah asalnya. Lalu apa alasan perayaan Idul Adha di Madura terasa lebih semarak dibanding Idul Fitri? Dan

kenapa warga Madura yang sedang rantau kemudian juga berbondong – bonding melakukan toron saat perayaan Idul Adha?

Berikut beberapa alasannya :

  1. Membangun persaudaraan

Toron membangun kembali solidaritas yang mengarah pada jalinan silaturahmi antar keluarga dan kerabat di tanah kelahiran. Sehingga keutuhan dan keakraban antar warga Madura tetap terjaga

  1. Bentuk keterikatan ke-keluargaan

Toron merupakan proses sinergi social atau pembentukan ikatan social antara warga perantau dan kampung halamannya. Maka pada saat orang Madura mudik membawa bekal oleh – oleh sebagai bentuk keterikatan ke- keluargaan meski telah merantau jauh mana meninggalkan tanah ke-lahirannya

  1. Mengembalikan jati diri dan kodrat masyarakat Madura

Toron akan mengembalikan jati diri dan kodrat sebagai warga Madura. Sebab toron sendiri merupakan bagian dari peristiwa budaya yang tidak lepas dari tingkah laku masyarakat Madura yang menjalankannya.

  1. Bentuk sikap guyub hubungan kekerabatan dengan daerah asal

Orang – orang Madura merasa kurang sempurna apabila berlebaran di daerah orang lain. Orang Madura memilih pulang meski tempat jauh di perantauan, beberapa mengatakan “rasa keber-samaan pada saat idul adha lebih terasa dengan acara potong hewan kurban dan acara masak bersama”

  1. Merantau sebagai kebang-gaan

Bagi orang Madura yang memutuskan untuk merantau, tradisi toron memiliki arti peran tersendiri. Budaya toron atau pulang kampung bagi orang Madura di perantauan itu justru kadang menunjukkan keber-hasilannya dalam perantauan

  1. Tradisi turun menurun

Budaya toron masih kental di beberapa wilayah Madura. Mereka merasa tidak afdol jika hari H tidak pulang dan berkumpul dengan sanak family. Tradisi berkumpul dengan keluarga, tetapi dilaksanakan meski ada anggota keluarga yang menunaikan ibadah haji

    7. Sebagai tanda hari kemenangan kedua

Pada saat idul adha banyak masyarakat yang berkurban sehingga menjadi ajang berkumpulnya keluarga. ”Idul adha juga identik dengan hari ketupat, sehingga banyak masya-rakat yang mengadakan ‘syukuran’ sebagai tanda kemenangan kedua”

Semakin istimewa karena kedua hari tersebut jatuhnya di hari yang berdekatan, yaitu idul adha pada hari Mingggu  11 Agustus 2019 dan  HUT RI pada hari Sabtu 17 Agustus 2019. Sangat pas untuk kita mulai merencanakan liburan bersama putra putri, teman, sahabat atau komunitas kita yang cukup dikampung halaman menyusuri kenangan kegem-biraan anda merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia sewaktu masa kanak – kanak, anda juga dapat sekaligus berwisata di Pulau Jawa. Anda yang karena kesibukan atau pekerjaan sehingga belum mudik lebaran dan belum melakukan silaturahmi dengan keluarga, sekaranglah waktunya karena liburan kali ini panjang.

Untuk anda yang belum memiliki panduan destinasi wisata di Pulau Jawa, yang saat ini pun destinasi wisata sudah tidak ramai seperti saat liburan sekolah,  yuuk ikuti tips wisata dan informasi berikut :

JAWA TIMUR

Masjid Nasional Al Akbar

Masjid kedua terbesar setelah Masjid Istiqlal di Jakarta ini dibangun sejak tanggal 04 Agustus 1995 dan diresmikan pada 10 November 2000.

Yang menjadikannya unik adalah kubahnya berwarna biru yang dikelilingi 4 kubah lainnya berukuran lebih kecil, serta menara yang tingginya mencapai 99 meter. Hingga saat ini, masjid Al – Akbar digunakan sebagai pusat dakwah di Surabaya. Masjid ini juga menjadi tujuan utama peziarah yang berasal dari luar Surabaya.

Selain untuk berziarah di situs – situs peninggalan Islam disurabaya ,  kita juga bisa belajar banyak mengenai kebudayaan dan sejarahnya. Berwisata ketempat – tempat tersebut sama halnya dengan menjaga serta melestarikan sejarah.

Suroboyo Night Carnival

Seru – seruan di Suroboyo Carnival Night Market bareng teman, sahabat, keluarga seru banget. Suroboyo Night Carnival adalah salah satu tempat hiburan yang ada di Kota Surabaya yang baru dibuka pada bulan Juli 2014. Suroboyo Carnival memiliki konsep dasar mewujudkan Surabaya sebagai kota tujuan wisata yang menarik dan eksotik.

Di design dengan suasana hiburan keluarga yang dipadukan dengan konsep market, wahana/permainan, sport dan hiburan dalam satu tempat, yang berlokasi di jalan Ahmad Yani 333 Surabaya. Jika anda masuk ke tempat hiburan ini anda akan menemukan sejarah kota Surabaya yang terangkum dalam Museum Galery Suroboyo.

Selain itu terdapat juga wahana permainan dari yang soft play hingga yang ekstrem yaitu Lampion Garden, Rumah   Hantu, Shooting Galery, Children Rides, Laser tag, Bledeg Coaster, Bianglala, 4D cinema, Go Kart, Kids Kingdom, museum lilin dan masih banyak yang lainnya.

Bagi pengunjung yang lapar dan haus tidak usah khawatir disini banyak sekali food court yang siap menyajikan berbagai makanan dan minuman.

Waktunya cuci mata dan belanja di “WISATA MALL SURABAYA”

Kalau kita berbicara tentang mall pasti identik dengan belanja, bagi anda yang hobby belanja dan suka jalan – jalan di tempat keramaian, mungkin Surabaya salah satu kota yang memiliki banyak sekali mall antara lain Tunjungan Plaza, Grand City, Ciputra World, Royal Plaza, Surabaya Plaza, Galaxy Mall, BG Junction, City of Tomorrow, Supermall, Lenmarc, Sutos (Surabaya Town Square).

Tempat perbelanjaan yang menggabungkan konsep modern dengan fasilitas yang lengkap, mulai dari gerai – gerai barang mewah dan branded, tempat bermain anak, tempat kuliner, salon kecantikan, hingga tempat fitnes ada di mall. Jadi siapkan tabungan lebih ya kalau ada rencana mengunjungi mall di Surabaya.

Dan masih banyak lagi tempat – tempat wisata di Jawa Timur yang harus kalian kunjungi diantaranya, Batu Night Spectacular, Wisata Bahari Lamongan, Museum Angkut, Batu Secret Zoo, Taman Safari Indonesia 2 PrigenJatim Park 1,2 & 3, Pantai Pasir Putih Situbondo

JAWA TENGAH

Bergeser ke Jawa Tengah, Kota Semarang dan sekitarnya memiliki banyak tempat wisata yang rekomended. Semarang memiliki daya tarik yang kuat untuk dikunjungi para Wisatawan. Status kota ini sebagai ibukota propinsi merupakan nilai plus yang dimilikinya. Namun terlepas dari hal tersebut, Semarang memang kaya akan destinasi wisata yang menarik mulai dari wisata alam, wisata budaya, wisata sejarah, wisata buatan.

Seperti Lawang Sewu, Candi Borobudr, Candi Gedong Songo, Candi Prambanan, Gunung Slamet, Tawangmangu, Kepulau-an Karimun Jawa, Benteng Van Der Wijck, Masjid Agung Jawa Tengah, Klenteng Ceng Ho dan kalo anda tidak ingin lewatkan adalah kuliner khas nya Jawa tengah seperti Gudeg, Nasi Liwet dan masih banyak ragam wisata tersaji disana lengkap dengan berbagai fasilitasnya, membuat kota ini sayang untuk dilewatkan oleh anda yang gemar berpetualang atau berwisata.

Nah itu tadi sedikit informasi dari kami tentang apa saja yang bisa dikunjungi untuk mengisi kegitan TORON Idul Adha tahun ini.

Dan sekarang membeli tiket kapal kami lebih mudah, siapapun dan dimanapun anda dapat langsung membeli tiket kapal kami cukup dengan mendownload aplikasi mobile DLU FERRY di android anda.

di android anda, karena pergi traveling nda perlu mahal hanya dengan menggunakan kapal laut punya DLU, dan kelebihannya anda semua bisa membawa serta kendaraan pribadi dan tidak perlu bingung dengan angkutan lanjutannya.

“Kami Siap Melayani Tradisi TORON, menyambut hari raya Idul Adha di tanah kelahiran anda”

INFORMASI HUBUNGI :

PT. Dharma Lautan Utama
Jl. Kanginan No. 3 – 5 Surabaya
031 – 53535050
WA 081393600600
#DLUFerry
#dharmalautanutama
#wisatabahari
#ferryroro
#ferrymewah
#TORONMADURA
#iduladha
#HUTRI47

 

 

 

Leave a Comment!

Your email address will not be published. Required fields are marked *